Akses
Internet Cepat Memakai DNS Alternatif
DNS kepanjangan Domain Name Server. Fungsi DNS
menerjemahkan nama Domain menjadi deretan angka IP. Contohnya bila kita akan
membuka atau merequest
url Domain tertentu, biasanya kita
menggunakan deretan nama atau huruf karena lebih mudah dihafal seperti
esc-creation.com, google.com,
yahoo.com , Facebook.com dan sebagainya.
Nah disinilah DNS ini bekerja. DNS ini melakukan
encode atau menerjemahkan dari domain google.com ke dalam bentuk deretan angka
unik yaitu berupa IP misal google.com Ip nya adalah 208.67.219.231. Jadi bila
kita masukan 208.67.219.231 pada browser maka juga akan membuka domain
google.com tersebut. Deretan angka IP seperti 174.36.138.32. IP inilah yang
digunakan mesin internet untuk saling berkomunikasi seperti Server Domain,
Server Hosting, Server
Proxy dan sebagainya.
Terus apa hubungan DNS dengan kecepatan akses internet kita ?
Pada dasarnya semua ISP (Internet Service
Provider) atau penyedia layanan sambungan internet seperti indosat, Telkomsel,
Telkom, dan sebagainya menggunakan atau mempunyai DNS Server tersendiri.Server
DNS suatu ISP atau penyedia internet tentunya juga mempunyai kemampuan,
kecepatan, speseifikasi, dan lama cache tersediri.
Adakalanya Server DNS ini Drop karena padatnya
Trafik DNS server suatu ISP. Sehingga menyebabkan lambannya query atau proses
request. Jadi bila terjadi gangguan pada Server DNS suatu ISP, maka pada saat
kita akan membuka website menggunakan
browser seperti mozila
, Firefox, Opera, Flock, safari dan sebagainya, maka akan terasa lebih lambat
bahkan terjadi konfirmasi error atau not Found pada browser kita. Seperti yang
dulu sering terjadi di Telkom Speedy beberapa saat lalu.
Meski ISP atau penyedia Internet yang kita
gunakan mempunyai Server DNS sendiri sebenarnya kita juga bisa menggunakan atau
memanfaatkan DNS server ISP operator lain. Jadi Server DNS ini bisa kita
gunakan untuk semua jenis ISP yang kita gunakan.
Pengertian dan kepanjangan
DHCP
Pengertian dan Fungsi DHCP
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis
memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan
nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP
disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi
harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi
cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan
request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan
memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan
nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan
mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan
subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat
diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya
tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan
selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP
tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP
tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan
dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.
* DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat
“menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang
memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows
2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
* DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP
yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian
besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000
Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat
lunak seperti ini.
server adalh sebuah komputer yang sebagai induk dari semua komputer itu yang
berkumpulan atau yang masuk dalm jaringan…bila server itu mati kita tidak bisa
share dengan orang banyak……..karena server sebgai induk dari semuanya.
*Fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada
komputer yang melakukan request.
Pengertian dan kepanjangan protocol jaringan
Kepanjangan
dan Pengertian Istilah dalam Jaringan
1. 1G = (First Generation) Generasi selular
pertama yang berteknologi analog, contohnya adalah AMPS, TACS dan NMT.
2. 2G = (Second Generation) Generasi selular kedua yang mempebaharui
generasi pertama dalam bidang teknologinya yaitu digital, yang pada teori dasarnya
merupakan pembaharukan dalam bidang transfer data, contohnya adalah GSM
(menggunakan protokol CSD, HSCSD, GPRS dan EDGE) dan cdmaOne.
3. 2.5G = Generasi selular kedua yang diperbaharui sebelum menuju 3G,
contohnya adalah penggunaan GPRS pada GSM.
4. 3G = (Third Generation) Generasi selular ketiga, dibuat dan
digunakannya spesifikasi ini pada dasarnya hanya mempercepat transfer data pada
teknologi selular digital, contohnya adalah EDGE pada GSM, UMTS dan CDMA2000
1x.
5. Ad-Hoc = Suatu tipe komunikasi yang diterapkan dalam WiFi, Ad-Hoc
berarti jaringan komunikasi WiFi tersebut tidak menggunakan server (pusat
pengatur sistim komunikasi), contohnya adalah beberapa PDA yang berhubungan
menggunakan WiFi.
6. AMPS = (Advanced Mobile Phone System) Suatu sistem komunikasi
wireless analog.
7. Bluetooth = Protokol atau spesifikasi berkomunikasi jarak pendek yang
berdaya rendah (hemat energi), Bluetooth menggunakan frekuensi 2.4Ghz,
contohnya antara headset dan sellular (https://www.bluetooth.org).
8. Brew = Suatu platform untuk menjalankan aplikasi/game yang dibuat
oleh bahasa programming C/C++, platform ini digunakan/ditargetkan untuk
selular, Brew dimiliki oleh Qualcomm.
9. BTS = (Base Transceiver Station) Station mobile operator yang
menghubungkan jaringan operator dan selular para pengguna.
10. CDMA = (Code Division Multiple Access ) Suatu sistim komunikasi
wireless yang dipakai oleh para mobile operator, sistim ini menggunakan
teknologi “spread spectrum” yang memberikan access pemakaian pada banyak pengguna
pada frekuensi dan waktu yang sama, hal ini dapat dilakukan dengan pemberian
kode unik untuk setiap komunikasi, CDMA dikatakan dapat
menyediakan/memperbolehkan lebih banyak pengguna daripada sistim teknologi
lainnya.
11. CDMAOne = Suatu sistim komunikasi wireless 2G dengan spesifikasi
IS-95 (http://www.cdg.org/technology/2g.asp)
12. CDMA 2000 1x = Suatu sistim komunikasi wireless 3G dengan
spesifikasi IMT-2000 (International Telecommunication Union-2000). Dalam
spesifikasi ini kecepatan transfer data minimum yang diharuskan adalah 144Kbps
(http://www.cdg.org/technology/3g.asp).
13. CDMA 2000 1x EV-DV = (Evolution Data and Voice) Suatu protokol yang
memungkinkan kecepatan transfer data hingga 3.09 Mbps.
14. CDMA 2000 1x EV-DO = (Evolution Data Only) Suatu protokol yang
memungkinkan kecepatan transfer data hingga 2.4Mbps.
15. CLDC = (Connected Limited Device Configuration) Merupakan suatu
spesifikasi dasar yang berupa library dan API untuk diimplementasikan dalam
J2ME.
16. CIF = (Common Intermediate Format) Ukuran gambar atau video yang
berukuran 352 x 288 pixel.
17. CSD = (Circuit Switched Data) Suatu protokol transfer data yang
memiliki kecepatan 8 Kbps.
18. CSTN = (Color Super Twist Nematic) Suatu tipe layar yang banyak
digunakan pada selular, biasanya CSTN tidak memiliki warna atau berwarna
sedikit. CSTN memiliki kualitas yang lebih rendah dan lebih murah dari TFT.
19. Cellular = Bahasa Inggris untuk selular. Selular artinya adalah
sistim komunikasi jarak jauh tanpa kabel, selular adalah bentuk komunikasi
modern yang ditujukan untuk menggantikan telepon rumah yang masih menggunakan
kabel.
20. DVB-H = (Digital Video Broadcast for Handheld) Suatu fungsi video
streaming yang dikhususkan untuk perangkat elektronik kecil yang mudah dibawa
bawa.
21. Domain = Suatu nama alamat yang menjelaskan identitas situs
(website) tersebut, lain dengan IP address yang hanya menggunakan angka-angka
tanpa huruf, nama Domain boleh menggunakan kata-kata, contoh:
“www.cellulardiary.com”.
22. EDGE = (Enhanced Data rates for GSM Evolution) Suatu protokol yang
mengatur cara kerja transfer data pada sistim wireless GSM. Dalam teorinya
kecepatan transfer data EDGE dapat mencapai 384 Kbps.
23. EMS = (Enhanced Message Service) Suatu format data yang digunakan
dalam GSM, EMS adalah penyempurnaan dari SMS, data EMS dapat berupa gambar,
animasi, suara dan text.
24. Gateway = Suatu “pintu gerbang” yang ditentukan sebagai tempat
keluar-masuk untuk bertukaran data. Gateway biasanya juga digunakan untuk
mem-filter (menentukan) data dan siapa saja yang boleh bertukaran data melalui
pintu gerbang tersebut.
25. GSM = (Global System for Mobile communications) Suatu sistim
komunikasi wireless 2G. Frekuensi yang dapat digunakan dalam GSM adalah 850Mhz,
900Mhz, 1800Mhz dan 1900Mhz.
26. GPRS = (General Packet Radio Service) Suatu protokol untuk transfer
data dalam GSM, kecepatan transfer data dalam GPRS dapat mencapai 115 Kbps.
27. GPS = (Global Positioning System) Suatu sistim pendeteksi/pencarian
suatu lokasi yang akurat, sistim ini menggunakan satelit.
28. HSCSD = (High Speed Circuit Switched Data) Penyempurnaan dan
penambahan kecepatan dari protokol CSD. HSCSD dapat mencapai kecepatan transfer
data hingga 14.4 Kbps.
29. HSPSD = (High Speed Packet Switched Data) Suatu protokol transfer
data yang digunakan pada sistim komunikasi wireless UMTS. HSPSD lebih cepat
dibandingkan WCDMA.
30. HTML = (Hyper Text Markup Language) Suatu format data yang digunakan
untuk membuat website dalam Internet. Sekarang selular dapat surfing Internet
dengan menggunakan aplikasi yang kompatible dengan HTML.
31. IP Address = (Internet Protocol Address) Sebuah alamat (nomor) yang
menjelaskan identitas situs (website) tersebut, IP tidak menggunakan huruf atau
kata-kata melainkan hanya sebuah urutan nomor, contohnya adalah “69.93.158.58″.
32. IR = (InfraRed) Suatu sistim komunikasi wireless jarak pendek yang
hemat energi. Untuk berkomunikasi menggunakan IR, setiap sensor hardware harus
saling berhadap-hadapan, jarak nya hanya bisa mencapai satu meter.
33. J2ME = (Java 2 Platform, Micro Edition) Suatu platform untuk
menjalankan aplikasi/game Java, platform ini digunakan/ditargetkan untuk
elektronik kecil seperti selular dan PDA.
34. Java = Suatu programming language yang digunakan pada teknologi
selular (juga pada komputer PC), aplikasi/game yang dibuat dengan Java untuk
selular disebut dengan MIDP.
35. LAN = (Local Area Network) Suatu jaringan network lokal yang
terisolasi digunakan untuk keperluan pribadi, contohnya adalah komputer
komputer dalam satu kantor yang saling berhubungan dan bisa untuk bertukar
informasi/data.
36. LCD = (Liquid Crystal Display) Suatu jenis layar yang menggunakan
tenaga yang sedikit (hemat energi).
37. MIDP = (Mobile Information Device Profile) Java runtime yang
digunakan dalam J2ME, suatu spesifikasi untuk pembuatan aplikasi/game selular
yang menggunakan bahasa pemrograman Java.
38. MMS = (Multimedia Messaging System) Suatu bentuk format data yang
biasa digunakan dalam selular, data MMS bisa berbentuk gambar, suara, video dan
text yang lebih panjang dari SMS dan EMS.
39. Network = Bahasa Inggris untuk jaringan. Suatu jaringan berarti
adanya lebih dari satu titik/tempat yang berhubungan (bisa menggunakan kabel
atau tidak) untuk bisa saling bertukaran data/informasi.
40. OS = (Operating System) OS adalah suatu platform yang digunakan pada
selular yang berkelas smartphone, contohnya adalah Symbian (www.symbian.com),
Palm (www.palmone.com), Pocket PC (www.microsoft.com), Linux
(www.linuxdevices.com) dan Java (www.veloxsoft.com).
41. PCS = (Personal Communications Systems) Suatu sistim komunikasi
wireless mirip seperti GSM. PCS hanya berjalan pada frekuensi 1900Mhz.
42. PDA = (Personal Digital Assistant) Suatu perangkat keras yang
berkerja mirip seperti komputer/notebook kecil yang hemat energi. Fungsi pada
PDA sangat terbatas tidak seperti komputer/notebook.
43. PIN = (Personal Identifier Number) Suatu nomor rahasia yang
digunakan sebagai password pada SIM card selular.
44. PSTN = (Public Switched Telephone Network) Suatu sistim komunikasi
berkabel, contohnya adalah telpon rumah.
45. PTT = (Push To Talk) Suatu fungsi komunikasi suara dengan
menggunakan data yang bisa dilakukan pada jaringan selular. PTT adalah
half-duplex yang berarti kita tidak bisa mendengar dan berbicara pada waktu
yang bersamaan, hal ini mirip dengan walkie-talkie. PTT digunakan untuk menekan
biaya komunikasi karena penggunaan jalur data lebih murah dibanding jalur
suara.
46. Roaming = Suatu fungsi untuk berkomunikasi dengan selular pada
daerah diluar layanan tempat mobile operator milik pengguna, contoh roaming
internasional adalah pengguna selular di Indonesia menggunakan selular-nya
diluar negeri dengan bantuan operator luar negeri yang telah mengadakan
perjanjian dengan operator selular pengguna, biasanya Roaming dikenakan biaya
extra.
47. RUIM = (Removable User Identity Module) Kartu identitas selular
seperti SIM. Kartu RUIM dan istilahnya hanya digunakan pada handset selular
CDMA.
48. SIM = (Subscriber Identity Module) Kartu identitas kecil yang
dimasukkan pada handset selular, setiap pengguna selular memiliki SIM yang
berlainan (unik) datanya. Data yang terekam pada SIM antara lain yaitu nomor
telpon selular pengguna, nomor kode jaringan operator yang digunakan, nomor
PIN, data kontak (buku telpon) pengguna dan lain lain. Kartu SIM hanya
digunakan pada handset selular GSM.
49. Smartphone = Suatu kata yang digunakan untuk menjelaskan (berarti)
produk selular yang memiliki OS.
50. SMS = (Short Message Service) Suatu format text yang dikirim dan
diterima melalui selular, text dalam SMS mempunyai panjang maximum 160 huruf.
51. STK = (SIM Tool Kit) Spesifikasi pada kartu SIM selular GSM, hal ini
bertujuan agar mobile operator GSM dapat menambahkan data atau fungsi kedalam
kartu SIM, contohnya seperti menu operator, mobile banking, email dan lain
lain.
52. TFT = (Thin Film Transistor) Suatu tipe layar LCD yang memiliki
kualitas warna yang lebih baik dan lebih mahal dari CSTN.
53. UFB = (Ultra Fine and Bright) Suatu teknologi layar LCD yang dibuat
oleh Samsung. UFB adalah peningkatan kualitas CSTN tapi masih memiliki kualitas
warna yang kurang dibanding TFT.
54. UMTS = (Universal Mobile Telecommunications System) Suatu sistim
komunikasi wireless generasi ketiga (3G). UMTS pada dasarnya ditujukan untuk
menggantikan GSM yang masih berada dalam kategori generasi selular kedua. Pada
mulanya UMTS akan berkerja pada frekuensi sekitar 2100 Mhz.
55. VGA = (Video Graphics Array) Suatu resolusi image atau video yang
berukuran 640 x 480 pixel.
56. WAP = (Wireless Application Protokol) Sebuah standard yang digunakan
pada selular agar pengguna dapat mengakses halaman Internet yang berformat WML
(format data yang telah disederhanakan/dikecilkan agar dapat diterima oleh
selular).
57. WCDMA = (Wideband Code Division Multiple Access) Suatu protokol
transfer data pada sistim jaringan UMTS
58. WiMAX = (Worldwide Interoperability for Microwave Access) Suatu
spesifikasi untuk komunikasi data wireless. Spesifikasi WiMAX terdapat dalam
IEEE 802.16. WiMAX adalah suatu penyempurnaan WiFi, WiMAX dapat berkomunikasi
pada jauh hingga 5 Miles (kurang lebih 8 Kilometer) pada kecepatan transfer
data 10 Mbps.
59. WiFi = (Wireless Fidelity) Suatu spesifikasi transfer data WLAN.
WiFi terdapat dalam IEEE 802.11 yang memiliki jarak komunikasi wireless yang
pendek, spesifikasi 802.11g dapat mencapai kejauhan hingga 100 meter dengan
kecepatan 54 Mbps.
60. Wireless = Suatu teknik komunikasi atau pertukaran data jarak
dekat/jauh tanpa menggunakan kabel.
61. WLAN = (Wireless Local Area Network) Suatu spesifikasi transfer data
wireless untuk LAN.
I.
PENGERTIAN
Masalah
utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena
mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi
ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu
arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI)
model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari
vendor-vendor yang berbeda.
Model-OSI
tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer
(dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)).
Perhatikan tabel berikut:
|
7th
|
- Layer :
Application
|
Services
|
|
6th
|
- Layer :
Presentation
|
Services
|
|
5th
|
- Layer :
Session
|
Communications
|
|
4th
|
- Layer :
Transport
|
Communications
|
|
3rd
|
- Layer :
Network
|
Communications
|
|
2nd
|
- Layer :
Data-link
|
Physical
connections
|
|
1st
|
- Layer :
Physical
|
Physical
connections
|
Tabel MODEL OSI
Layer-layer
tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak
membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih
cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat
menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain,
dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan
layer Application.
II. FUNGSI
LAYER
1. Layer
Physical
Ini adalah
layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi
antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi
melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang
berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network
card adalah berada pada layer ini.
2. Layer
Data-link
Layer ini
sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan
transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan
layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada
paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket
diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data)
melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan
Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.
3. Layer
Network
Tugas utama
dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat
dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada
suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini.
Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah
memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange)
& NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem
operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network
- Membagi aliran data biner ke
paket diskrit dengan panjang tertentu
- Mendeteksi Error
- Memperbaiki error dengan
mengirim ulang paket yang rusak
- Mengendalikan aliran
4. Layer
Transport
Layer
transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence
Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk
koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer
ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir,
layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error
serta memperbaikinya.
5. Layer
Session
Layer
Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon
pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke
dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang
diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface
dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer
presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface),
suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft
networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream
Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript
untuk akses pada jaringan AppleTalk.
6. Layer
Presentation
Layer
presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi
dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC
dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke
ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi
yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
7. Layer Application
Layer ini
adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan
pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara
mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan
pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer
Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti
FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
III.
KOMPONEN JARINGAN DAN PROTOKOL LAYER
- Layer 1 – Physical
|
Network
components:
|
Protocols:
- IEEE
802 (Ethernet standard)
- IEEE
802.2 (Ethernet standard)
- ISO
2110
- ISDN
|
- Layer 2 – Datalink
|
Network
components:
|
Protocols:
Media
Access Control:
Communicates
with the adapter card
Controls
the type of media being used:
- 802.3
CSMA/CD (Ethernet)
- 802.4
Token Bus (ARCnet)
- 802.5
Token Ring
- 802.12
Demand Priority
Logical Link
Control
- error
correction and flow control
- manages
link control and defines SAPs
802.2
Logical Link Control
|
3. Layer 3
(Network)
|
Network
components:
|
Protocols:
- IP;
ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
- IGMP;
- IPX
- NWLink
- NetBEUI
- OSI
- DDP
- DECnet
|
4. Layer 4 –
Transport
|
Network
components:
|
Protocols:
- TCP,
ARP, RARP;
- SPX
- NWLink
- NetBIOS
/ NetBEUI
|
5. Layer 5 –
Session
|
Network
components:
|
Protocols:
- NetBIOS
- Names
Pipes
- Mail
Slots
|
- Layer 6 – Presentation
|
Network
components:
|
Protocols:
|
- Layer 7 – Application
|
Network
components:
|
Protocols:
- DNS;
FTP
- TFTP;
BOOTP
- SNMP;
RLOGIN
- SMTP;
MIME;
- NFS;
FINGER
- TELNET;
NCP
- APPC;
AFP
- SMB
|